Breaking News
06:05
Advertisement

Zakat Jadi Motor Pemberdayaan Umat, Bupati Sumedang Raih BAZNas Award 2026

Screenshot 2026 10 16 08 54 49 74 40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12
Bagikan
Lihat Tersimpan

Jumat,16 Oktober 2026

SUMEDANG ( AINGJABAR.COM) – Zakat bukan sekadar kewajiban keagamaan, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai instrumen pemberdayaan umat. Jika dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran, zakat dapat membantu mengentaskan kemiskinan, membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen memperkuat peran zakat tersebut mengantarkan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meraih penghargaan kategori Bupati Pendukung Zakat Terbaik dalam ajang Grand BAZNas Award 2026.

Penghargaan itu diserahkan oleh Pimpinan Bidang Organisasi dan Pembinaan Daerah BAZNas RI, Saidah Sakwan, di Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Penghargaan ini menjadi apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam memperkuat ekosistem zakat, sekaligus mendorong pengelolaan dana umat agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Bupati Dony menyampaikan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat kolaborasi dengan BAZNas, terutama dalam mengoptimalkan penghimpunan dan penyaluran zakat agar berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

“Ini sebuah kehormatan, kebanggaan, dan motivasi tersendiri bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan zakat di Sumedang. Kolaborasi ini terutama untuk mengoptimalkan penghimpunan zakat, kemudian mendistribusikannya agar bermuara pada pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dony.

Menurutnya, zakat memiliki peran strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi umat. Dana zakat yang dihimpun tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu, tetapi juga berpotensi menjadi modal pemberdayaan agar penerima manfaat mampu meningkatkan taraf hidup secara berkelanjutan.

Karena itu, pengelolaan zakat perlu diarahkan tidak hanya pada bantuan konsumtif, tetapi juga pada program produktif yang mendorong masyarakat mengembangkan usaha, meningkatkan keterampilan, dan membangun kemandirian ekonomi.

Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, Pemkab Sumedang menerapkan sistem pengelolaan zakat berbasis elektronik. Sistem ini diharapkan memperkuat transparansi dan akuntabilitas, mulai dari penghimpunan dana, penyaluran kepada penerima manfaat, hingga penggunaan dana yang terkumpul.

“Dengan sistem elektronik, bisa melihat secara transparan berapa yang masuk, berapa yang keluar, dan untuk apa penggunaannya. Ketika pengelolaan dilakukan dengan baik dan transparan, akan muncul kepercayaan publik,” kata Dony.

Kepercayaan masyarakat menjadi modal penting untuk meningkatkan partisipasi dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. Semakin baik tata kelolanya, semakin besar pula peluang dana umat dihimpun dan disalurkan secara tepat sasaran.

Pemkab Sumedang juga telah memiliki peraturan daerah yang mendukung pengelolaan zakat. Selain itu, dukungan anggaran dari APBD sebesar Rp1,1 miliar disebut turut mendorong pengelolaan zakat dengan penghimpunan yang mencapai hampir Rp50 miliar. Rincian penghimpunan dan sumber dana tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada BAZNas Sumedang.

Capaian tersebut menegaskan pentingnya sinergi pemerintah daerah, BAZNas, dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi zakat. Dengan tata kelola yang amanah dan program pemberdayaan yang tepat, zakat diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, tetapi menjadi kekuatan sosial-ekonomi yang membantu masyarakat keluar dari kemiskinan dan membangun kehidupan yang lebih mandiri.

Pada akhirnya, keberhasilan pengelolaan zakat bukan semata-mata diukur dari besarnya dana yang terkumpul, melainkan juga dari sejauh mana dana tersebut mampu mengubah kehidupan penerima manfaat, mempersempit kesenjangan sosial, dan menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata. ( maheswari)

 

Penulis

admin@123

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *