Breaking News
05:32
Advertisement

Cegah Banjir, Normalisasi Kali CBL Ditargetkan Tuntas Tahun Ini

Screenshot 2026 10 27 09 05 34 36 40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12
Bagikan
Lihat Tersimpan

Senin 26 Oktober 2026

BEKASI ( AINGJABAR.COM)– Pemerintah Kabupaten Bekasi mempercepat penanganan banjir melalui normalisasi Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) dan Kali Mati. Langkah ini dilakukan untuk memperlancar aliran air, mengurangi sedimentasi, serta meminimalkan risiko banjir yang kerap melanda wilayah Kabupaten Bekasi.

Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menegaskan, normalisasi Kali CBL sepanjang 16 kilometer ditargetkan rampung tahun ini. Pemkab Bekasi akan segera menuntaskan kekurangan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk menyelesaikan sisa pekerjaan sepanjang satu kilometer.

Hal itu disampaikan Asep saat mendampingi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau normalisasi Kali CBL di Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, Senin (26/10/2026).

“Kita akan selesaikan normalisasi Kali CBL tahun ini, termasuk kekurangan anggarannya, sehingga pekerjaan dari Cikarang hingga pertemuan Kali Bekasi bisa tuntas,” kata Asep.

Selain Kali CBL, pemerintah juga menyiapkan normalisasi Kali Mati di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, hingga wilayah Cabangbungin. Sungai yang mengalami sedimentasi tinggi itu akan dipulihkan fungsinya untuk memperlancar aliran air sekaligus mendukung pengairan lahan pertanian.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan siap mendukung penanganan kedua sungai tersebut. Ia juga menyoroti tiga jembatan di Desa Sriamur yang dinilai menghambat aliran air di Kali CBL.

Pembongkaran dan pembangunan kembali jembatan akan dilakukan agar kapasitas aliran sungai lebih optimal..

Sementara untuk normalisasi Kali Mati, Dedi menyiapkan solusi bagi warga yang rumahnya terdampak, termasuk relokasi dan pembangunan rumah pengganti. Penanganan akan dikoordinasikan bersama Pemkab Bekasi, dengan mempertimbangkan kondisi darurat menjelang musim hujan.

Asep berharap percepatan normalisasi kedua sungai tersebut dapat mengurangi risiko banjir dan membuat aliran air lebih terkendali saat curah hujan meningkat.
“Insya Allah saat banjir tiba nanti debitnya akan berkurang dan banjir akan lebih terkendali,” pungkasnya. ( Alesha).

CBL, dan dukungan penanganan Kali Mati tanpa menghilangkan poin penting dari pernyataan kedua kepala daerah.

Penulis

admin@123

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *