Breaking News
19:18
Advertisement

Ini Komitmen Disdamkar Kabupaten Bekasi Dalam Meningkatkan Pelayanan

Screenshot 2026 09 24 21 29 05 64 40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12
Bagikan
Lihat Tersimpan

 

 

BEKASI ( AINGJABAR.COM) – Komitmen Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kabupaten Bekasi dalam memperkuat sistem keselamatan di kawasan industri terus dilakukan secara berkelanjutan. Salah satunya melalui peningkatan keterampilan dan kompetensi para petugas pemadam kebakaran yang bertugas di kawasan industri.

Upaya tersebut kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan Fire Fighter Skills Competition tingkat Kabupaten Bekasi 2026 yang berlangsung di Kota Deltamas, Kecamatan Cikarang Pusat, Kamis (6/8/2026).

Kepala Dinss Pemadam Kebakaran ( Disdamkar ) Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya, mengatakan kompetisi tersebut bukan sekadar ajang untuk mencari juara, tetapi menjadi bagian penting dari pembinaan sekaligus sarana mengukur dan meningkatkan kemampuan petugas pemadam kebakaran kawasan industri.

Menurutnya, kompetisi yang dilaksanakan secara berjenjang hingga tingkat nasional tersebut juga menjadi momentum untuk menyeleksi personel terbaik yang nantinya akan mewakili Kabupaten Bekasi pada tingkat Provinsi Jawa Barat.

“Kompetisi ini berjenjang hingga tingkat nasional. Oleh karena itu, kami melaksanakan kompetisi sebanyak tiga kali, yakni pada 2023, 2024, dan kembali kita gelar pada tahun ini,” ujar , Rabu (05/08) di markasnya.

Ia menegaskan, peningkatan keterampilan petugas pemadam kebakaran kawasan industri menjadi kebutuhan penting mengingat Kabupaten Bekasi merupakan salah satu daerah dengan kawasan industri terbesar di Indonesia..Berbagai potensi risiko kebakaran membutuhkan personel yang memiliki kemampuan teknis, kecepatan respons, serta kesiapsiagaan tinggi.

“

“Kompetisi ini bukan hanya untuk mencari juara. Lebih dari itu, bagaimana petugas pemadam kebakaran kawasan semakin siap dan sigap menghadapi berbagai kondisi darurat di lapangan, terutama saat musim kemarau,” katanya.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat komunikasi dan koordinasi antarpetugas pemadam kebakaran di kawasan industri.Adeng menyebutkan, sinergi antarpersonel sangat diperlukan karena penanganan kebakaran tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri.

Kecepatan mendapatkan informasi, mobilisasi personel, hingga dukungan peralatan menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak kebakaran.

“Kompetisi ini juga penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun terutama untuk menghasilkan respons yang lebih cepat dan efektif ketika terjadi.kebakaran di wilayah Kabupaten Bekasi,” jelasnya.

Target Naik Kelas di Tingkat Jabar

Adeng menambahkan, pembinaan yang dilakukan Disdamkar Kabupaten Bekasi mulai menunjukkan hasil positif. Pada ajang Fire Fighter Skills Competition tingkat Provinsi Jawa Barat sebelumnya, kontingen Kabupaten Bekasi yang diwakili PT Sugity Creatives berhasil menempati posisi tiga besar pada kategori kawasan.

Prestasi tersebut menjadi motivasi bagi Disdamkar Kabupaten Bekasi untuk meningkatkan pembinaan sekaligus membidik hasil yang lebih baik pada kompetisi tingkat Provinsi Jawa Barat 2027.

“Harapan kami, pada kompetisi tingkat Provinsi Jawa Barat 2027, prestasi tersebut minimal bisa dipertahankan. Kalau memungkinkan, meningkat menjadi juara dua atau bahkan juara satu,” harapnya.

Ia pun meminta seluruh peserta menjadikan kompetisi tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan kemampuan, bukan semata-mata mengejar kemenangan. Adeng berharap seluruh peserta dapat bertanding secara sportif serta menjadikan setiap tahapan perlombaan sebagai pengalaman untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapsiagaan.

“Semakin terampil personel pemadam kebakaran yang dimiliki, semakin optimal pula penanggulangan kebakaran yang dapat dilakukan,” tegasnya.

Melalui pembinaan dan kompetisi yang dilakukan secara konsisten, Disdamkar Kabupaten Bekasi berkomitmen membangun sumber daya manusia pemadam kebakaran yang profesional, terampil dan responsif, sekaligus memperkuat sinergi dengan pengelola kawasan industri.

Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem penanggulangan kebakaran yang semakin cepat, terpadu dan efektif, sehingga memberikan rasa aman bagi pekerja, masyarakat, maupun keberlangsungan aktivitas industri di Kabupaten Bekasi.(Adistia)

 

 

Penulis

admin@123

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *